Quercetin merupakan senyawa flavonoid utama yang banyak ditemukan dalam tumbuhan dan dikenal memiliki berbagai sifat farmakologis, seperti antioksidan, antimikroba, antiinflamasi, serta efek imunomodulator yang penting bagi kesehatan ternak. Penggunaan senyawa alami ini menjadi perhatian karena dinilai mampu menggantikan bahan sintetis sekaligus mendukung sistem peternakan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas pemberian quercetin dalam pakan ayam broiler terhadap performa produksi, kualitas karkas dan daging, serta kapasitas antioksidan. Penelitian dilakukan melalui pendekatan tinjauan sistematis dan meta-analisis terhadap 19 studi, dengan analisis menggunakan model campuran untuk mengukur perbedaan rata-rata standar. Pendekatan ini memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai manfaat quercetin dalam berbagai kondisi pemeliharaan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi quercetin memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap berat badan akhir, asupan pakan, rasio konversi pakan, serta daya cerna nutrisi ayam broiler. Dalam kondisi tertentu seperti pakan rendah protein atau paparan mikotoksin (okratoksin), performa ayam mengalami penurunan. Namun, pemberian quercetin terbukti mampu mengurangi dampak negatif tersebut, bahkan dapat meningkatkan bobot badan hingga mendekati kondisi normal, terutama saat ternak mengalami stres oksidatif.
Selain meningkatkan performa pertumbuhan, quercetin juga memberikan manfaat pada kualitas karkas dan daging. Penggunaannya mampu meningkatkan persentase otot dada, mengurangi penumpukan lemak perut, serta memperbaiki kualitas daging tanpa memengaruhi organ internal seperti limpa, ampela, dan bursa. Efeknya semakin optimal ketika dikombinasikan dengan vitamin E, yang menunjukkan peningkatan paling signifikan pada bobot badan dan efisiensi pakan. Selain itu, quercetin juga meningkatkan konsumsi pakan serta daya cerna bahan kering dan protein kasar.
Dari sisi kesehatan, quercetin berperan penting dalam meningkatkan sistem antioksidan tubuh ayam broiler dengan menurunkan kadar malondialdehyde serta meningkatkan aktivitas enzim antioksidan seperti superoksida dismutase dan glutathione peroksidase. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan quercetin sebagai imbuhan pakan mampu meningkatkan pertumbuhan, efisiensi pakan, kualitas karkas, serta ketahanan tubuh ayam broiler, terutama dalam kondisi stres atau kekurangan nutrisi. Inovasi ini berpotensi besar untuk diterapkan secara luas dalam industri peternakan modern.
Penulis : Irawan, A., Yanza, Y. R., Abdel-Moneim, A. E., Jayanegara, A., Gao, M., Elsadek, M. F., Azmi, A. F. M., Abu Hassim, H., & Ardhani, F.
Sumber Jurnal: https://doi.org/10.1080/00439339.2025.2603403




