“Telur Kaya Selenium : Inovasi Pakan Ayam yang Tingkatkan Nilai Gizi Tanpa Mengganggu Produksi”

Selenium merupakan mineral mikro esensial yang berperan penting dalam menjaga kesehatan manusia dan hewan. Zat ini berfungsi sebagai bagian dari sistem antioksidan yang melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Dalam peternakan, khususnya pada ayam petelur, selenium sering ditambahkan ke dalam pakan untuk mendukung kesehatan ternak sekaligus meningkatkan nilai gizi produk telur yang dihasilkan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh berbagai bentuk dan sumber selenium terhadap performa produksi, kualitas telur, aktivitas antioksidan, serta kandungan selenium dalam telur. Metode dari penelitian ini melalui pendekatan meta-analisis dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari 81 penelitian ilmiah yang telah dipublikasikan, sehingga diperoleh hasil yang lebih komprehensif dan representatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan selenium dalam pakan tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap performa produksi ayam petelur, seperti jumlah telur, konsumsi pakan, maupun efisiensi pakan. Selain itu, kualitas fisik telur seperti kekuatan cangkang, warna kuning telur, dan nilai Haugh unit juga tidak mengalami perubahan berarti, meskipun terdapat sedikit peningkatan pada berat telur dan perubahan kecil pada ketebalan cangkang pada tingkat pemberian selenium tertentu. Bentuk selenium organik, khususnya selenometionin, menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan bentuk anorganik dalam meningkatkan enzim antioksidan dan menurunkan senyawa penyebab stres oksidatif. Selain itu, kandungan selenium dalam telur meningkat secara linear seiring dengan peningkatan kadar selenium dalam pakan, terutama pada bagian kuning telur yang memiliki tingkat penyerapan lebih tinggi.

Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa suplementasi selenium aman digunakan dalam pakan ayam petelur hingga batas tertentu tanpa mengganggu performa produksi. Penggunaan selenium, terutama dalam bentuk organik, dapat menjadi strategi efektif untuk menghasilkan telur yang diperkaya selenium dan bermanfaat bagi kesehatan manusia. Namun, penggunaannya tetap perlu memperhatikan batas aman konsumsi agar tidak menimbulkan risiko bagi konsumen.

Penulis : Yano, A. A., Astuti, D., Respati, A. N., Ningsih, N., Triswanto, Purnamayanti, L., Gao, M., Rahman, M. A., Abdel Moneim, A. E., Elsadek, M. F., Abu Hassim, H., Azmi, A. F. M., & Irawan, A.

Sumber : https://scijournals.onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1002/jsfa.14194

Bagikan:

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp

Berita Terkait

Berita Terbaru